Pemandangan ikan hias air laut yang memiliki warna-warna yang cantik sangat berguna untuk melepas penat dan stres. Namun siapa sangka jika ikan hias air laut juga bisa dipelihara di dalam rumah. Hanya saja, banyak yang masih bingung bagaimana cara menerapkan budidaya ikan hias ini apalagi yang masih pemula. Jika Anda termasuk, maka sangat penting mempelajari cara budidaya ikan hias air laut untuk pemula. Termasuk juga persiapan dalam pemeliharaan tersebut.

Cara pemeliharaan ikan hias air laut bukanlah sesuatu yang sulit, namun juga bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan secara sembarangan. Seluruh ikan hias air laut harus ditempatkan di akuarium. Selain itu, kita harus membentuk sebuah ekosistem dalam akuarium harus disesuaikan pula dengan habitat asli dari ikan hias air laut.

Persiapan Wadah Ikan Hias Air Laut

Alur pertama dari cara budidaya ikan hias air laut untuk pemula adalah menyiapkan wadah untuk indukan ikan hias air laut berupa akuarium berukuran 40 x 40 x 40 cm yang dilengkapi dengan instalasi air laut, aerasi, dan saluran pembuangan. Selain itu penempatan akuarium harus terpapar cahaya matahari yang cukup yang berguna untuk menghindari parasit yang bisa menyerang induk atau bahkan telur yang akan dihasilkannya.

Pemilihan Indukan Ikan Hias Air Laut

Kedua, Anda harus memperhatikan induk yang akan digunakan untuk budidaya ikan hias air laut. Anda harus menggunakan induk dari alam atau induk dari hasil pemijahan yang sudah diseleksi baik dari segi kesehatan, ukuran, warna, maupun faktor-faktor lain yang bisa menjadi daya tarik bagi konsumen. Intinya, Anda harus mencari indukan terbaik yang bisa menghasilkan keturunan terbaik pula.

Perjodohan Indukan Ikan Hias Air Laut

Ketiga, Anda harus melakukan perjodohan antara ikan hias jantan dan ikan hias betika. Anda harus memperhatikan perjodohan tersebut karena kalau perjodohan gagal ikan bisa mengalami kematian akibat berkelahi satu sama lain. Untuk melakukan perjodohan sebaiknya Anda memilih induk betina yang besar dan induk jantan yang agak kecil. Kemudian masukkan ke dalam akuarium yang sudah disiapkan. 

Anda juga harus memastikan sirkulasi air dilakukan selama 24 jam agar kondisi kualitas air tetap terjaga. Sekali lagi, Anda harus terus mengamati perjodohan tersebut. Apabila benar-benar tidak cocok maka segeralah ganti dengan indukan lain yang cocok. Dalam tahap ketiga dari cara budidaya ikan hias air laut untuk pemula mengharuskan Anda untuk bersabar dan teliti dalam memperhatikan proses perjodohan. Jangan sampai anda kehilangan ikan karena mati akibat berkelahi.

Pemijahan Indukan Ikan Hias Air Laut

Keempat adalah proses pemijahan yaitu proses pengeluaran sel telur oleh induk betina dan sperma oleh induk jantan yang kemudian diikuti dengan perkawinan. Proses ini bisa dipercepat dengan memberi pakan sesering mungkin minimal 3 kali sehari. Anda juga harus memberi pakan yang berkualitas untuk menghasilkan telur yang berkualitas pula.

Pada awal-awal pemijahan, telur yang dihasilkan masih sedikit dan jumlahnya akan semakin meningkat di pemijahan selanjutnya. Biasanya pemijahan terjadi pada siang hari sekitar pukul 12.00-17.00 WIB. Induk betina akan meletakkan telurnya yang kemudian akan dibuahi oleh induk jantan.Telur-telur tersebut akan terus dijaga oleh induknya. Telur-telur tersebut akan menetas setelah berumur 6 atau 8 hari dan biasanya telur-telur akan menetas di malam hari sekitar pukul 19.00-20.00 WIB.

Penanganan Larva Ikan Hias Air Laut

Kelima yaitu penanganan larva ikan hias air laut. Anda sebaiknya memberi pakan rotifera yang dicampur nanochloropsis yang sangai bagus untuk pertumbuhan larva. Anda harus memberi pakan secukupnya sesuai dengan jumlah larva ikan. Setelah berumur 10 hari lebih, anda bisa memindahkan larva-larva ikan tersebut ke wadah yang lain untuk proses pembesaran.

Pembesaran Ikan Hias Air Laut

Yang keenam adalah proses pembesaran. Dalam hal ini Anda bisa melakukan pembesaran ikan hias air laut di wadah akuarium dengan sirkulasi air yang bagus. Selain itu, Anda harus memperhatikan kebersihan air, kualitas air, dan juga jumlah pakan. 

Selain itu perlu juga mengganti air yang sudah kotor dan memastikan kadar keasinan yang tepat. Anda juga harus memperhatikan jumlah pemberian pakan, jangan sampai kurang atau berlebihan karena bisa mengakibatkan ikan mati.

Apabila ukuran ikan sudah bertambah besar makan anda bisa memindahkan ke wadah lain yang lebih luas menyesuaikan dengan ukuran-ukuran ikan tersebut. Pemberikan pakan bisa berupa pelet, artemia, udang renik, jentik nyamuk atau cacing renik minimal 3 kali sehari.

Itulah artikel tentang cara budidaya ikan hias air laut untuk pemula. Semoga bisa menjadi referensi bagi anda yang ingin memulai usaha di bidang ikan hias. Nah, jika Anda membutuhkan referensi lebih banyak, langsung saja dapatkan informasinya di cekaja.com. Tidak sabar mempelajarinya? Langsung saja klik link di bawah ini. https://www.cekaja.com/info/cara-budidaya-ternak-ikan-hias-air-laut/