Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian di tanah air. Itulah sebabnya pengembangan UMKM harus dilakukan secara maksimal agar keuntungannya berlipat ganda. Kalau soal kendala modal, pebisnis UMKM bisa memanfaatkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) Mandiri untuk mengatasinya. Dampak signifikan dari adanya pinjaman KTA Bank Mandiri untuk pengusaha kecil memang efektif mendukung pengembangan UMKM. Sehingga masalah modal tak lagi menjadi kendala utama.

Meskipun modal bukan lagi kendala besar, lima hal remeh berikut ini tetap harus diwaspadai karena rentan menghambat perkembangan UMKM:

Harga Jual Produk yang Terlalu Mahal

Tak dapat dipungkiri bahwa harga jual produk yang terlalu mahal juga rentan menghambat perkembangan UMKM. Masyarakat cenderung memilih produk impor yang harganya murah daripada harus merogoh kocek dalam-dalam demi produk UMKM. Para pengembang UMKM harus jeli menetapkan harga produk. Jangan sampai harga produk yang terlalu mahal membuatnya kurang diminati masyarakat tanah air. Produk yang harganya terjangkau tetap bisa menghasilkan keuntungan besar bila terjual dalam jumlah banyak.

(Baca juga: Kiat Efektif Merintis Bisnis Rumahan bagi Ibu Rumah Tangga)

Kualitas Bahan Baku yang Kurang Baik

Masyarakat juga cenderung kurang menyukai produk UMKM karena kualitas bahan bakunya kurang baik. Padahal, harga produk UMKM biasanya tidak berbeda jauh dengan produk impor berkualitas tinggi. Kendala bahan baku harus mampu diatasi secara mandiri agar produk UMKM punya daya saing yang lebih baik. Sehingga peningkatan kualitas bahan baku tersebut berbanding lurus dengan minat masyarakat.

Produk Kurang Sesuai dengan Selera Masyarakat

Pengembang UMKM juga mesti mengembangkan beragam produk yang sesuai dengan selera masyarakat. Produk-produk UMKM yang berorientasi pada kebutuhan dan selera masyarakat pasti lebih mudah diterima. Selama ini masih banyak orang yang menganggap bahwa produk-poduk UMKM tidak menarik dan ketinggalan zaman. Padahal, kualitas produk UMKM tidak kalah dengan produk impor. Tak sedikit pula produk UMKM yang jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan produk impor yang harganya selangit.

Pemanfaatan Media Sosial dan Internet Masih Minim

Media sosial dan internet sangat penting untuk pengembangan UMKM. Melalui pemanfaatan media sosial dan internet, pengembang UMKM mampu memperluas target pasar sampai menjangkau luar negeri. Interaksi dengan pembeli di luar negeri bisa dilakukan secara praktis dan mudah. Hal ini harus dilakukan secara konsisten demi mencapai reputasi yang membanggakan di pasar internasional. Apalagi sekarang proses pengiriman barang antar negara bisa dilakukan secara mudah dalam waktu singkat. Tak ada kendala besar yang bisa menghalangi UMKM untuk melakukan ekspansi berskala internasional.

ASURANSI INDONESIA TERBAIK

Tidak Melakukan Personal Branding

Personal branding merupakan hal yang tak dapat dianggap remeh oleh UMKM. Semua UMKM di tanah air wajib memiliki personal branding yang kuat untuk membedakannya dengan kompetitor. Sayangnya, belum banyak UMKM yang mengupayakan personal branding secara maksimal. Pembuatan logo bisnis, keunikan bisnis, dan hal-hal krusial lainnya belum diperhatikan secara menyeluruh. Akibatnya, UMKM gagal bersaing dengan perusahaan besar yang personal branding-nya lebih kuat. Meskipun sebenarnya kualitas produk UMKM belum tentu kalah dibandingkan dengan produk-produk perusahaan besar.

Perbaikan UMKM dari segala aspek adalah kunci utama untuk memaksimalkan manfaat UMKM bagi perekonomian Indonesia. Perkembangan UMKM tentu harus didukung secara efektif sesuai dengan iklim bisnis yang berlaku di tanah air. Karena semua UMKM punya kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih peningkatan omzet yang signifikan seiring dengan berjalannya waktu.

Sekarang waktunya untuk mewujudkan impian kamu untuk mempunyai usaha sendiri. Tidak perlu khawatir mengenai modal usaha karena kamu akan meraih usah aimpian kamu dengan KTA terpercaya yang dapat kamu temukan di Cekaja.com, segera kunjungi https://www.cekaja.com/banks/mandiri/pinjaman/kta-mandiri dan dapatkan modal usaha lewat KTA Mandiri.