Dengan perkembangan bisnis yang semakin berkembang di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan dan kota besar lainnya. Hal ini yang membuat banyak orang juga ingin beradu nasib atau mempunyai impian untuk mempunyai usaha bisnis sendiri. Nah, dari banyaknya jenis usaha dan bisnis yang dapat kamu jalani, kamu dapat melakoni bisnis peternakan. Peluang usaha yang ditawarkan oleh bisnis ternak ini ternyata besar dan menggiurkan, Mengapa? Karena bisnis ternak ini akan selalu maju dengan adanya permintaan yang besar dikarenakan hewan ternak yang dibutuhkan sebagai salah satu sumber pangan manusia yang menjadikan bisnis ini dapat kamu lakoni. Sekarang ini untuk kamu beberapa contoh pilihan bisnis hewan ternak.

(Baca juga: Menguntungkan, Berikut Bisnis Ayam Geprek Paling Laris di Indonesia)

Dan kelebihan lainnya dari bisnis hewan ternak ini adalah kamu tidak harus beternak ayam atau sapi melulu untuk bisnis ternak. Masih banyak hewan lain juga yang bermacam-macam yang dapat kamu jadikan pilihan lain untuk mengembangkan atau memulai bisnis hewan ternak ini. Dan juga ada beberapa hewan lain yang bisa ternak tetapi dijadikan hewan peliharaan.

Inilah beberapa pilihan hewan untuk bisnis hewan ternak:

Ikan hias

Bisnis ikan hias ini memang banyak peminatnya, dikarenakan pecinta ikan hias yang sangat banyak dan tentunya sangat antusias. Menurut para pecinta ikan hias sendiri, hewan air ini mempunyai daya tarik keindahan yang sangat menakjubkan. Belum lagi ada beberapa pecinta ikan hias yang sangat menyukai ikan hias karena dipercaya dapat memberikan keberuntukan dan kesejahteraan. Hal ini yang ternyata membuat para pecinta hewan rela menabung dan menghamburkan jutaan rupiah untuk memiliki ikan hias tersebut.

Target pasar untuk bisnis ikan hias sangat bagus karena tidak dipengaruhi faktor usia. Karena anak-anak dan juga orang dewasa memiliki hak yang sama dalam menyukai hobi ikan hias.

Nah, maka kamu yang ingin menggeluti bisnis ini ada baiknya untuk menguasai pasa terlebih dahulu. Karena hobi ikan hias ini tentunya lebih bergantung pada hobi.

Ayam kampung

Ayam kampung yang berbeda dengan ayam boiler yang pada umunya diminati dengan alasan kesehatan. Dengan harga yang tergolong lebih tinggi dibanding dengan ayam boiler, dan juga memiliki daging yang lebih sedikit juga tetapi ayam kampung bebas dari suntikan hormon yang memiliki bahaya jangka panjang bagi kesehatan tubuh.

Ayam kampung juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan tentunya rendah lemak. Hal ini yang membuat harga ayam kampung naik dua kali lipat lebih mahal daripada ayam boiler.

INFO KTA TERPERCAYA

Memiliki lama waktu perawatan ayam kampung dari pembelian bibit hingga masa panen yaitu selama 60 hari atau 2 bulan. Ketika ayam telah bisa untuk didistribusikan, bersiap untuk menerima untung hingga puluhan juta rupiah.

Nah, jika kamu masih ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bisnis hewan ternak ini, kamu dapat mengujungi dan juga membaca artikel lengkap megenai hewan ternak di laman https://www.cekaja.com/info/ingin-bisnis-ternak-5-hewan-ini-pilihannya/. Terimakasih.